Selasa, 25 Februari 2014

Karya Ilmiah Peluang Bisnis Wajik Salak

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS

“ BISNIS WAJIK SALAK “



              Nama   : Salma Ariyani
              Kelas    : D3-MI-03
              NPM    : 13.02.8548






STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2014






Abstrak



          Menanam atau makan buah salak, barangkali sudah tidak asing lagi bagi kita.Namun"salak pondoh", adalah jenis salak yang akhir-akhir ini mendapat perhatian tersendiri. Untuk pertama kalinya jenis salak ini di kembangkan oleh petani Sleman,DI Yogyakarta, dan kian hari kian dijadikan "komoditas utama", atau setidak-tidaknya sebagai "komoditas alternatif". Banyak petani di daerah sentra tersebut meninggalkan kebiasaan mereka. Sawah dan tegal yang biasanya ditanami tanaman-tanaman warisan nenek moyang, kini ditanami salak pondoh. Meskipun harus menunggu 2 - 3 tahun sebelum menikmati panen perdana,nilai ekonomisnya lebih tinggi, sebab harga jual buah salak pondoh selama ini paling tinggi di antara jenis-jenis salak lainnya, padahal biaya yang dikeluarkan untuk usahatani salak pondoh relatif sama dengan salak lainnya. Itulah sebabnya, para petani berani mengusahakan salak pondoh dengan harapan akan mendapatkan penghasilanyang tinggi. Selain buahnya yang dapat diharapkan dari salak pondoh adalah pengusahaan bibit cangkokannya, yang laku keras di pasaran. Jadi dapat disimpulkan - tentunya dalam kondisi normal. Dengan mengembangkan salak pondoh pendapatan petani meningkat.










ISI

Klasifikasi
Buah salak
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan : Plantae
Divisi     : Magnoliophyta
Kelas     :Liliopsida
Ordo       : Arecales
Famili    : Arecaceae
Genus   : Salacca
Spesies : S. zalacca

Nama binomial

Salacca zalacca
(Gaertn.) Voss

Sinonim

Salacca edulis Reinw.
Calamus zalacca Gaertn.

Manfaat

Salak terutama ditanam untuk dimanfaatkan buahnya

yang populer sebagai buah meja. Selain dimakan segar,
salak juga biasa dibuat manisan, asinan, dikalengkan,
atau dikemas sebagai keripik salak. Salak yang muda
digunakan untuk bahan rujak. Umbut salak pun dapat
dimakan.
Helai-helai anak daun dan kulit tangkai daunnya dapat
digunakan sebagai bahan anyaman, meski tentunya sesudah
duri-durinya dihilangkan lebih dahulu.
Karena duri-durinya hampir tak tertembus, rumpun salak
kerap ditanam sebagai pagar. Demikian pula, potongan-potongan
tangkai daunnya yang telah mengering pun kerap digunakan untuk
mempersenjatai pagar, atau untuk melindungi pohon yang tengah
berbuah dari pencuri.
 

Pemerian botanis

 
        
 
        

Wanatani salak

 
            Palma berbentuk perdu atau hampir tidak berbatang, berduri 
            banyak, melata dan beranak banyak, tumbuh menjadi rumpun 
            yang rapat dan kuat. Batang menjalar di bawah atau di atas 
            tanah, membentuk rimpang, sering bercabang, diameter 10-15 cm.
            Daun majemuk menyirip, panjang 3-7 m; tangkai daun, pelepah 
            dan anak daun berduri panjang, tipis dan banyak, warna duri 
            kelabu sampai kehitaman. Anak daun berbentuk lanset dengan 
            ujung meruncing, berukuran sampai 8 x 85 cm, sisi bawah 
            keputihan oleh lapisan lilin.
                     
         

Karangan bunga jantan

 
            Kebanyakan berumah dua (dioesis), karangan bunga terletak dalam 
            tongkol majemuk yang muncul di ketiak daun, bertangkai, mula-mula 
            tertutup oleh seludang, yang belakangan mengering dan mengurai 
            menjadi serupa serabut. Tongkol bunga jantan 50-100 cm panjangnya, 
            terdiri atas 4-12 bulir silindris yang masing-masing panjangnya 
            antara 7-15 cm, dengan banyak bunga kemerahan terletak di ketiak 
            sisik-sisik yang tersusun rapat. Tongkol bunga betina 20-30 cm, 
            bertangkai panjang, terdiri atas 1-3 bulir yang panjangnya mencapai 10 cm.
            Buah tipe buah batu berbentuk segitiga agak bulat atau bulat telur 
            terbalik, runcing di pangkalnya dan membulat di ujungnya, panjang 
            2,5-10 cm, terbungkus oleh sisik-sisik berwarna kuning coklat 
            sampai coklat merah mengkilap yang tersusun seperti genting, 
            dengan banyak duri kecil yang mudah putus di ujung masing-masing 
            sisik. Dinding buah tengah (sarkotesta) tebal berdaging, kuning 
            krem sampai keputihan; berasa manis, masam, atau sepat. Biji 
            1-3 butir, coklat hingga kehitaman, keras, 2-3 cm panjangnya.
            

Makanan Olahan Buah Salak, Lezat dan Legit

 
        
 
SLEMAN: Siapa tak kenal salak. Buah asam manis
dengan kulit berduri ini dapat dinikmati langsung
atau dalam berbagai bentuk yang berupa makanan olahan.
 
Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) Kerto Mandiri,
misalnya, mengubah salak menjadi berbagai macam
produk olahan dari salak. Kerto Mandiri ada di
Kecamatan Turi Kabupaten Sleman ini
 
Mardi Hadi (51 tahun), salah satu anggota Kerto
Mandiri yang juga staf bagian Promosi mengungkapkan
saat ini banyak produk olahan yang dihasilkan dari
buah salak. "Hasil produk olahan dari salak ini
dapat menjadi alternatif cara untuk menikmati
salak," ungkapnya.
 
Kerto Mandiri yang terdiri dari beberapa Kelompok tani ini
memproduksi produk olahan salak menjadi produk yang memang
sangat lain dari buah salak sendiri. Produk-produk tersebut
antara lain keripik salak, wajik salak, dodol salak, gethuk
salak dan jenang salak.
 
Untuk rasa produk olahan dari salak konsumen tidak akan
kecewa. Artinya, rasa salak yang khas tetap tersebut
terjaga dan dijamin walaupun sudah menjadi produk yang berbeda.
 
saat ini produk olahan dari buah salak tersebut sudah
dipasarkan di jogjakarta dan Jawa Tengah. "Untuk
meningkatkan nilai penjualan UMKM ini sering mengikuti
berbagai macam kegiatan pameran," ungkap Mardi Hadi
yang enggan menyebutkan omset penjualanya.
 
Untuk proses pembuatan dan bahan baku sebenarnya tak sulit.
Untuk dodol salak misalnya. Bahan untuk membuat dodol
salak ini adalah buah salak, gula, garam, tepung ketan
dan mentega. Bahan-bahan tersebut seperti salak
 
dihaluskan dan kemudian dicampur dengan bumbu atau
bahan lain dan dipanaskan sambil diaduk terus-menerus.
 
salak merupakan buah yang cukup mengandung nilai gizi.
Kandungan salak ini tidak kalah dengan buah lainya.
Buah salak mengandung Vitamin C 31, 92%; karbohidrat
21,35%; Protein 0,97%; Lemak 0,17% dan kadar air
adalah sebesar 76,67%.
 
Salak juga bisa dibuat menjadi kripik salak
        







REFERENSI


http://serbasalak.hostoi.com/Pengolahan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar