KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS
“ BISNIS WAJIK SALAK “
Nama : Salma Ariyani
Kelas : D3-MI-03
NPM : 13.02.8548
STIMIK
AMIKOM YOGYAKARTA
2014
Abstrak
Menanam atau makan buah salak,
barangkali sudah tidak asing lagi bagi kita.Namun"salak pondoh",
adalah jenis salak yang akhir-akhir ini mendapat perhatian tersendiri. Untuk
pertama kalinya jenis salak ini di kembangkan oleh petani Sleman,DI Yogyakarta,
dan kian hari kian dijadikan "komoditas utama", atau setidak-tidaknya
sebagai "komoditas alternatif". Banyak petani di daerah sentra
tersebut meninggalkan kebiasaan mereka. Sawah dan tegal yang biasanya ditanami
tanaman-tanaman warisan nenek moyang, kini ditanami salak pondoh. Meskipun
harus menunggu 2 - 3 tahun sebelum menikmati panen perdana,nilai ekonomisnya
lebih tinggi, sebab harga jual buah salak pondoh selama ini paling tinggi di
antara jenis-jenis salak lainnya, padahal biaya yang dikeluarkan untuk
usahatani salak pondoh relatif sama dengan salak lainnya. Itulah sebabnya, para
petani berani mengusahakan salak pondoh dengan harapan akan mendapatkan penghasilanyang
tinggi. Selain buahnya yang dapat diharapkan dari salak pondoh adalah
pengusahaan bibit cangkokannya, yang laku keras di pasaran. Jadi dapat
disimpulkan - tentunya dalam kondisi normal. Dengan mengembangkan salak pondoh
pendapatan petani meningkat.
ISI
Klasifikasi
Buah salak
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas :Liliopsida
Ordo : Arecales
Famili : Arecaceae
Genus : Salacca
Spesies : S. zalacca
Nama binomial
Salacca zalacca
(Gaertn.) Voss
Sinonim
Salacca edulis Reinw.
Calamus zalacca Gaertn.
Manfaat
Salak terutama ditanam untuk dimanfaatkan buahnya
yang populer sebagai buah meja. Selain dimakan segar,
salak juga biasa dibuat manisan, asinan, dikalengkan,
atau dikemas sebagai keripik salak. Salak yang muda
digunakan untuk bahan rujak. Umbut salak pun dapat
dimakan.
Helai-helai anak daun dan kulit tangkai daunnya dapat
digunakan sebagai bahan anyaman, meski tentunya sesudah
duri-durinya dihilangkan lebih dahulu.
Karena duri-durinya hampir tak tertembus, rumpun salak
kerap ditanam sebagai pagar. Demikian pula, potongan-potongan
tangkai daunnya yang telah mengering pun kerap digunakan untuk
mempersenjatai pagar, atau untuk melindungi pohon yang tengah
berbuah dari pencuri.
Pemerian botanis
Wanatani salak
Palma berbentuk perdu atau hampir tidak berbatang, berduri
banyak, melata dan beranak banyak, tumbuh menjadi rumpun
yang rapat dan kuat. Batang menjalar di bawah atau di atas
tanah, membentuk rimpang, sering bercabang, diameter 10-15 cm.
Daun majemuk menyirip, panjang 3-7 m; tangkai daun, pelepah
dan anak daun berduri panjang, tipis dan banyak, warna duri
kelabu sampai kehitaman. Anak daun berbentuk lanset dengan
ujung meruncing, berukuran sampai 8 x 85 cm, sisi bawah
keputihan oleh lapisan lilin.
Karangan bunga jantan
Kebanyakan berumah dua (dioesis), karangan bunga terletak dalam
tongkol majemuk yang muncul di ketiak daun, bertangkai, mula-mula
tertutup oleh seludang, yang belakangan mengering dan mengurai
menjadi serupa serabut. Tongkol bunga jantan 50-100 cm panjangnya,
terdiri atas 4-12 bulir silindris yang masing-masing panjangnya
antara 7-15 cm, dengan banyak bunga kemerahan terletak di ketiak
sisik-sisik yang tersusun rapat. Tongkol bunga betina 20-30 cm,
bertangkai panjang, terdiri atas 1-3 bulir yang panjangnya mencapai 10 cm.
Buah tipe buah batu berbentuk segitiga agak bulat atau bulat telur
terbalik, runcing di pangkalnya dan membulat di ujungnya, panjang
2,5-10 cm, terbungkus oleh sisik-sisik berwarna kuning coklat
sampai coklat merah mengkilap yang tersusun seperti genting,
dengan banyak duri kecil yang mudah putus di ujung masing-masing
sisik. Dinding buah tengah (sarkotesta) tebal berdaging, kuning
krem sampai keputihan; berasa manis, masam, atau sepat. Biji
1-3 butir, coklat hingga kehitaman, keras, 2-3 cm panjangnya.
Makanan Olahan Buah Salak, Lezat dan Legit

SLEMAN: Siapa tak kenal salak. Buah asam manis
dengan kulit berduri ini dapat dinikmati langsung
atau dalam berbagai bentuk yang berupa makanan olahan.
Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) Kerto Mandiri,
misalnya, mengubah salak menjadi berbagai macam
produk olahan dari salak. Kerto Mandiri ada di
Kecamatan Turi Kabupaten Sleman ini
Mardi Hadi (51 tahun), salah satu anggota Kerto
Mandiri yang juga staf bagian Promosi mengungkapkan
saat ini banyak produk olahan yang dihasilkan dari
buah salak. "Hasil produk olahan dari salak ini
dapat menjadi alternatif cara untuk menikmati
salak," ungkapnya.
Kerto Mandiri yang terdiri dari beberapa Kelompok tani ini
memproduksi produk olahan salak menjadi produk yang memang
sangat lain dari buah salak sendiri. Produk-produk tersebut
antara lain keripik salak, wajik salak, dodol salak, gethuk
salak dan jenang salak.
Untuk rasa produk olahan dari salak konsumen tidak akan
kecewa. Artinya, rasa salak yang khas tetap tersebut
terjaga dan dijamin walaupun sudah menjadi produk yang berbeda.
saat ini produk olahan dari buah salak tersebut sudah
dipasarkan di jogjakarta dan Jawa Tengah. "Untuk
meningkatkan nilai penjualan UMKM ini sering mengikuti
berbagai macam kegiatan pameran," ungkap Mardi Hadi
yang enggan menyebutkan omset penjualanya.
Untuk proses pembuatan dan bahan baku sebenarnya tak sulit.
Untuk dodol salak misalnya. Bahan untuk membuat dodol
salak ini adalah buah salak, gula, garam, tepung ketan
dan mentega. Bahan-bahan tersebut seperti salak
dihaluskan dan kemudian dicampur dengan bumbu atau
bahan lain dan dipanaskan sambil diaduk terus-menerus.
salak merupakan buah yang cukup mengandung nilai gizi.
Kandungan salak ini tidak kalah dengan buah lainya.
Buah salak mengandung Vitamin C 31, 92%; karbohidrat
21,35%; Protein 0,97%; Lemak 0,17% dan kadar air
adalah sebesar 76,67%.
Salak juga bisa dibuat menjadi kripik salak
REFERENSI
http://serbasalak.hostoi.com/Pengolahan.
